Persija Jakarta didirikan pada 28 November tahun 1928 oleh Soeri dan Alie dengan nama Voetball Indonesia Jacatra (VIJ). Tahun 1950 berubah nama menjadi Persija dan bertempat di Jakarta Pusat. 19 April 1930 Persija jadi salah satu pencetus PSSI. Persija dengan nama VIJ sudah meraih empat gelar juara di era sebelum kemerdekaan. Di era perserikatan,

Persija mampu meraih 5 trofi yaitu 1964, 1973, 1975, 1979. Yang unik tahun 1975 Persija menjadi juara bersama PSMS Medan. Partai final yang digelar di Senayan sekarang GBK berlangsung tegang dan keras sehingga pertandingan terpaksa dihentikan. Dan PSSI harus berunding dan berkompromi untuk atasi keadaan sebab pertandingan tidak mungkin dilanjutkan.

Maka dia ambil jalan tengah diberikan gak juara kepada Persija Jakarta dan PSMS Medan. Persija alami masa naik turun di era profesional sebab kesulitan finansial. Masalah ekonomi terjadi karena Persija tidak lagi memperoleh dana dari APBD. Musim 2001 adalah gelar kompetisi pertama Persija di era modern. Persija menang 3-2 melawan mitra Kukar di GBK.

Stadion Persija memakai Petojo sebagai markas selama 20 tahun saat masih bernama VIJ. Persija juga pernah memakai IKAD, Menteng hingga Lebak Bulus. Perubahan stadion karena perubahan tata kota yang terus berubah karena Jakarta adalah Kota Metropolitan. Stadion GBK merupakan rumah besar Persija sampai sekarang.

Saat ini menunggu Stadion BMW di Jakarta Utara selesai pembangunannya. Persija juga sering jadi klub musafir disebabkan situasi. Dari Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi, Wibawa Mukti, Manahan di Solo sampai Sultan Agung di Bantul pernah jadi rumah singgah Macan Kemayoran.

Suporter

Persija tidak berarti tanpa kehadiran Jakmania. Jakmania adalah basis suporter yang paling eksis di Indonesia, keberadaannya tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Jakmania adalah produk gagasan dari Diza Rasyid Ali (manajer Persija tahun 1997) dan identik dengan warna oranye.

Mulanya basis suporter bernama Jakarta Mania lalu menjadi Jakmania, anggotanya cuma ratusan orang. Tapi seiring berjalannya waktu Jakmania tumbuh besar, jadi organisani serius dan terorganisir. Dan melaksanakan pemilihan ketua umum secara rutin, tiga tahun sekali.

Demikian informasi tentang Persija Jakarta dan Jakmania. Untuk anda penggemar sepak bola, informasi ini semoga membantu menambah pengetahuan anda.

By juki